<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Caksub.com &#187; Kisah Teladan</title>
	<atom:link href="http://www.caksub.com/category/kisah-teladan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.caksub.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 15:41:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Aneh tapi nyata,masih ada Presiden yg seperti ini&#8230;</title>
		<link>http://www.caksub.com/aneh-tapi-nyatamasih-ada-presiden-yg-seperti-ini/</link>
		<comments>http://www.caksub.com/aneh-tapi-nyatamasih-ada-presiden-yg-seperti-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 06:46:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>caksub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Teladan]]></category>
		<category><![CDATA[mahmoud ahmadinejad]]></category>
		<category><![CDATA[presiden iran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://caksub.com/?p=426</guid>
		<description><![CDATA[Presiden Iran saat ini: Mahmoud Ahmadinejad, ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya: “Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?” Jawabnya: “Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:”Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" src="http://i526.photobucket.com/albums/cc343/daiichi_adam/image002.jpg" alt="1" width="131" height="178" /><strong>Presiden Iran saat ini: <a href="http://www.ahmadinejad.ir/">Mahmoud Ahmadinejad</a>,</strong><br />
ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya: “Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?”</p>
<p>Jawabnya: “Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:”Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran .”</p>
<p>Berikut adalah gambaran Ahmadinejad, yang membuat orang ternganga:<span id="more-426"></span></p>
<p>1. Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.</p>
<p>2. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.</p>
<p>3. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.</p>
<p><img src="http://i526.photobucket.com/albums/cc343/daiichi_adam/image003.jpg" alt="2" /></p>
<p>4. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.</p>
<p>5. Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya.</p>
<p>6. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.</p>
<p>7. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah yang dimilikinyaseorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.</p>
<p>8. Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.</p>
<p><img src="http://i526.photobucket.com/albums/cc343/daiichi_adam/image004.jpg" alt="3" /></p>
<p>9. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.</p>
<p>10. Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.</p>
<p>11. Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?</p>
<p>Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.</p>
<p><img src="http://i526.photobucket.com/albums/cc343/daiichi_adam/image005.jpg" alt="4" /></p>
<p>12. Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka</p>
<p><img src="http://i526.photobucket.com/albums/cc343/daiichi_adam/image006.jpg" alt="5" /></p>
<p>13. Bahkan ketika suara azan berkumandang, ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet biasa</p>
<p><img src="http://i526.photobucket.com/albums/cc343/daiichi_adam/image007.jpg" alt="6" /></p>
<p>14. Ia juga tidak mau bersalaman dengan wanita yang bukan muhrimnya, cukup menundukan kepala sebagai rasa hormat</p>
<p><img src="http://i526.photobucket.com/albums/cc343/daiichi_adam/image008.jpg" alt="7" /></p>
<p>Mudah-mudahan di pemilu 2009 yang akan datang kita akan memiliki <a href="http://hnw.or.id/">Presiden seperti itu</a>…</div>
<p class="meta">
<p>Sumber informasi:</p>
<p>http://catatanmuslim.wordpress.com/2008/10/16/aneh-tapi-nyatamasih-ad-presiden-yg-seperti-ini/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.caksub.com/aneh-tapi-nyatamasih-ada-presiden-yg-seperti-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Awaluddin Batubara: &#8220;Sehari 6 Juz&#8221;</title>
		<link>http://www.caksub.com/awaluddin-batubara-sehari-6-juz/</link>
		<comments>http://www.caksub.com/awaluddin-batubara-sehari-6-juz/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Aug 2007 06:28:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>caksub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Teladan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://caksub.com/awaluddin-batubara-sehari-6-juz.html</guid>
		<description><![CDATA[Mata indera boleh buta, tapi mata hati harus berfungsi. Begitu semboyan yang selalu digenggam Ust Awaluddin Batubara. Buktinya, meski tuna netra, pria ini fasih membaca al-Quran. Bahkan bertitel hafizh sejak usia 20-an. &#8220;Ana&#8221;menggunakan al-Quran huruf Braille untuk menjaga hafalan,&#8221; ujarnya. Sejak kecil, pria kelahiran Padangsidempuan (Sumut) ini sudah gandrung kepada al-Quran. Saking cintanya, ketika di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mata indera boleh buta, tapi mata hati harus berfungsi. Begitu semboyan yang selalu digenggam Ust Awaluddin Batubara. Buktinya, meski tuna netra, pria ini fasih membaca al-Quran. Bahkan bertitel hafizh sejak usia 20-an. &#8220;Ana&#8221;menggunakan al-Quran huruf Braille untuk menjaga hafalan,&#8221; ujarnya.<br />
Sejak kecil, pria kelahiran Padangsidempuan (Sumut) ini sudah gandrung kepada al-Quran. Saking cintanya, ketika di kelas III SD Awaluddin tak segan-segan membohongi guru agar bisa mendengar bacaan muratal di radio tetangga. Kadang pakai alasan buang air kecil atau cuci muka. Yang penting bisa keluar kelas. Entah apa sebabnya, hatinya merasa terharu bila mendengar lantunan <a href="http://caksub.com/hakikatul-insan.html">ayat-ayat Allah</a>. Tak jarang ia sampai terisak-isak. &#8220;Padahal &#8220;Ana&#8221; belum paham arti bacaannya,&#8221; kata pria ramah ini.<br />
Bulan Ramadhan menjadi saat yang ditunggu-tunggu. Dengan menjalankan ibadah puasa, hafalannya bisa lebih terjaga. Ini karena hatinya sabar dan jauh dari godaan nafsu. &#8220;Orang akan kesulitan menghafal al-Quran bila tidak bisa <a href="http://caksub.com/hakikatul-insan.html">mengendalikan hawa nafsu</a>,&#8221; Awaluddin membuka resep.<br />
Dia juga rajin tadarus, menyimak bacaan orang lain, membaca ketika shalat, dan mengajarkan bacaan al-Quran kepada orang lain. Dengan rutinitas semacam itu, Awaluddin rata-rata mampu melahap 3 juz per hari. Kalau Ramadhan? &#8220;Minimal dua kali lipatnya. Rasulullah kan memerintahkan kita untuk banyak tadarus di bulan suci,&#8221; katanya.<br />
Matanya yang cacat itu akhirnya lebih sering menangis. &#8220;Apalagi kalau saya membacanya sebelum sahur, ketika orang terlelap tidur, air mata ini seakan tumpah. Bukannya ana menyesali mata yang tidak berfungsi, tapi justru sangat bersyukur karena Allah menganugerahi sebuah kelebihan yang tidak dimiliki banyak orang.&#8221;<br />
Mata Awaluddin mulai terasa tidak beres sejak anak-anak. Awalnya cuma kabur, tapi ketika duduk di kelas VI SD penglihatannya benar-benar tak bisa diajak kompromi. Apa boleh buat, pria yang sebenarnya gemar membaca ini terpaksa berhenti sekolah hanya beberapa saat sebelum ujian akhir.<br />
Awaluddin kecil yang dikenal cerdas ini kemudian masuk ke sebuah pesantren. Hobinya mendengar al-Quran bisa tersalur dengan lebih baik. Bahkan lama-lama muncul obsesi untuk menjadi seorang hafizh. &#8220;Ustadz dan teman-teman sesama santri yang membantu membacakan ayat untuk ana.&#8221;<br />
Dasar otaknya encer, dalam waktu 2,5 tahun, hafalan 30 juz sudah tersimpan di kepala. Namun dia mulai dihinggapi kegelisahan, jangan-jangan hafalan itu suatu saat hilang karena matanya tak bisa membaca. &#8220;Hilangnya bacaan bagi seorang hafizh adalah suatu musibah,&#8221; ujarnya.<br />
Maka pada tahun 1994 Awaluddin mengikuti pendidikan khusus untuk tuna netra di Jakarta. Begitu selesai, dia langsung diajak seorang sarjana lulusan Timur Tengah untuk merintis pesantren tahfizh Quran di Lampung. Sukses merintis pesantren, Awaluddin lantas direkrut menjadi staf pengajar di Pesantren Husnayain Jakarta, sampai saat ini. Kelak, ayah dua anak ini ingin mendirikan pesantren tahfizh Quran di kampung halamannya. &#8220;Mohon doa,&#8221; pintanya.• (pam)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.caksub.com/awaluddin-batubara-sehari-6-juz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

