Program Pendidikan Guru Pengajar Al-Qur’an (PGPQ)
Dasar Pemikiran
Di antara hak Al-Qur’an yang harus kita penuhi adalah membacanya dengan tartil (QS. Al-Muzamil: 4). Untuk membaca dengan tartil harus dibimbing langsung oleh guru yang ahli, memiliki silsilah bacaan yang shohih dan muttashil. Dengan begitu, kehormatan, kesucian dan kemurnian Al-Qur’an akan senantiasa terjaga.
Metode Utsmani
Metode Utsmani adalah metode cara membaca Al-Qur’an praktis yang disusun oleh KH. Saiful Bahri, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Imam Garum – Blitar. Metode Utsmani disusun berdasarkan kaidah qiro’ah shohihah berlandaskan referensi kitab-kitab salaf yang mu’tamad dan masyhur, sanad bacaan bersambung, mengacu pada mushaf utsmani dan didukung oleh pengalaman selama belasan tahun.
Sistim Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan model Klasikal Baca Simak Murni, tanya jawab dan praktek langsung yang ditempuh tidak kurang dari 72 jam dalam 24 kali pertemuan selama 6 bulan dengan media buku utsmani 8 jilid, dibimbing langsung oleh Kordinator Pusat Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) metode utsmani.
Tempat & Waktu
Kegiatan bertempat di Masjid Utsman bi Affan, Jl. Sigura-gura (belakang UIN) Sumbersari – Lowowaru Kota Malang. dilaksanakan pada hari Ahad, 18 September 2011 (Pembukaan) jam 14.00 – 16.30 WIB dan selanjutnya pada setiap hari Jum’at jam 13.30-16.30 WIB.
Biaya Pendidikan
Pendaftaran: Rp 50.000
Buku Utsmani 8 jilid: Rp 50.000
Infaq @bulan: Rp 25.000
Fasilitas Peserta
1. Buku utsmani
2. Buku metodologi pembelajaran
3. Sertifikat
4. Syahadah (bagi yang dinyatakan lulus tashih)
Pendaftaran
Pendaftaran dibuka tanggal 05-17 September 2011 langsung di Masjid Ustman bin Affan, setiap usai sholat rowatib atau ketik utsmani/nama/alamat, kirim SMS ke salah satu contact person berikut ini:
1. Abu Syafiq Ahmad (Sukun) 085 755 512 819
2. Hafidh Maulana (Blimbing) 0341 700 30 40
3. Vella C. Purwanto (Klojen) 085 755 613 273
4. Atik Jamiati (Lowokwaru) 085 755 771 352
5. Eliana (Pelajar dan Mahasiswa) 085 646 677 720
Aku Tidak Memilih Menjadi INSAN BIASA, Tapi…
Ini sebuah puisi yang luar biasa, ditulis oleh Den Alfange dari Perancis. Saya terima puisi ini dari saudara saya Dwi Malistyo, seorang ayah dan suami yang memiliki motivasi tinggi untuk mencapai kebebasan finansial dan waktu serta suka menularkan motivasi itu kepada orang-orang di sekitarnya.
Saya tidak tahu siapa yang menyadur atau menterjemahkan puisi ini dari bahasa aslinya, tapi puisi ini juga saya temukan di blognya Yusuf Yudi Prayudi dan di blognya Mas Arie Wibowo
Konon puisi Alfange ini sudah menginspirasi jutaan orang di dunia dan mengubah kehidupan banyak orang. Bacalah berulang-ulang dan resapi maknanya, niscaya Anda pun akan memperoleh inspirasi yang mungkin juga akan mengubah kehidupan Anda ke depan. Selamat berkontemplasi.
Aku Tidak Memilih Menjadi INSAN BIASA !!!.
Aku tidak memilih menjadi insan biasa
Memang hakku untuk menjadi luar biasa
Aku mencari kesempatan, bukan perlindungan.
Aku tidak ingin menjadi warga yang terkungkung
Rendah diri dan terpedaya karena dilindungi pihak berkuasa
Aku siap menghadapi resiko terencana
Berangan-angan dan membina
Untuk gagal dan sukses
Aku Menolak Menukar insentif Dengan Derma
Aku memilih tantangan hidup daripada derma
Aku memilih tantangan hidup daripada kehidupan yang terjamin,
Kenikmatan mencapai sesuatu, bukan utopia yang basi.
Aku tidak akan menjual kebebasanku,
Tidak juga kemuliaanku untuk mendapatkan derma
Aku Tidak Akan Merendahkan Diri !!!.
Pada sembarang atasan dan ancaman.
Sudah menjadi warisanku untuk berdiri tegak, megah dan berani
Untuk berpikir dan bertindak untuk diri sendiri
Untuk meraih segala keuntungan hasil kerja sendiri
Dan untuk menghadapi dunia dengan berani dan berkata:
“Ini telah kulakukan!”
segalanya ini memberikan makna seorang insan
Den Alfange
(Perancis)









